10 Shortcut MS Word untuk Mempercepat Editing

24 Februari 2011

Pengguna aplikasi Microsoft Word seringkali menghabiskan banyak waktu untuk mengerjakan bermacam pekerjaan kantoran. Walhasil, banyak waktu terbuang hanya untuk mengedit dan merapikan font, paragraf dan kata-kata.

Sebagai contoh, Anda sudah terlanjur mengetik dua baris judul dokumen dengan huruf kecil. Namun Anda ingin mengubah judul tersebut menjadi huruf besar, dan terpaksa Anda harus mengetik ulang judul tersebut dari awal. Waktu Anda jadi terbuang pastinya.

Ada banyak kunci rahasia di Microsoft Word yang bisa Anda terapkan untuk mengedit dokumen sehingga waktu Anda tak terbuang banyak. Berikut ini 10 tombol singkat alias shortcut yang bisa mempermudah pekerjaan Anda:

Ctrl+Shift+>
Dengan memencet tiga kombinasi tombol tersebut pada keyboard, maka ukuran font akan bertambah besar.

Ctrl+Shift+<
Sebaliknya, dengan memencet tiga kombinasi tombol tersebut maka ukuran font akan bertambah kecil.

Shift+F3
Kombinasi tombol Shift dan tombol F3, memungkinkan Anda untuk mengubah kata yang sudah Anda ketik dari yang awalnya ditulis dengan huruf kecil semua menjadi kata yang awalannya huruf besar atau semua kata ditulis dalam huruf besar, dan sebaliknya.

Ctrl+Shift+k
Dengan tiga tombol ini, dalam waktu singkat Anda bisa mengubah kata yang Anda pilih dari yang awalnya huruf kecil menjadi huruf besar dan sebaliknya.

Ctrl+Del
Untuk menghapus kata yang berada di kursor sebelah kanan.

Ctrl+Backspace
Kebalikan dari Ctrl+Del, kombinasi tombol Ctrl+Backspace digunakan untuk menghapus kata yang berada di kursor sebelah kiri.

Ctrl+c
Untuk mengcopy kata yang dipilih.

Ctrl+v
Untuk mempaste kata yang sudah dicopy.

Ctrl+1 dan Ctrl+2
Kombinasi tombol Ctrl+1 dan Ctrl+2 memungkinkan Anda mengubah spasi dari satu (single spacing) menjadi dua (double spacing).

Shift+Alt+(tanda panah atas atau bawah)
Dengan menekan tombol Shift+Alt+tanda panas atas atau bawah, Anda dengan cepat bisa memindahkan paragraf ke atas atau ke bawah (sesuai dengan paragraf tempat kursor diletakkan).


Keyboard Shortcuts, Microsoft Word

24 Februari 2011

Keyboard Shortcuts Result in Microsoft Word

CTRL and A Selects all in the current document.

CTRL and B Bold text.

CTRL and C Copies the item or text to the Clipboard and can be pasted using CTRL and V.

CTRL and D Displays the Font dialogue box.

CTRL and E Centre Alignment.

CTRL and F Displays the Find dialog box, to search the current document.

CTRL and G Displays the Go to dialog box, to go to a specific location in the current document.

CTRL and H Displays the Replace dialogue box.

CTRL and I Italic text.

CTRL and J Full Justification.

CTRL and K Create Hyperlink

CTRL and L Left Alignment

CTRL and M Tab

CTRL and N Creates a new document.

CTRL and O Displays the Open File dialogue box.

CTRL and P Displays the Print dialog box.

CTRL and R Right Alignment.

CTRL and S Displays the Save dialog box.

CTRL and U Underline text

CTRL and V Pastes the copied item or text from the Clipboard into the current position in the document.

CTRL and X Cuts the item or text selected to the Clipboard.

CTRL and Y Redo the last undone action.

CTRL and Z Undoes the last action.

CTRL and ENTER Insert Page Break.

CTRL and F2 Show Print preview.

CTRL and F4 Closes the active document window.

CTRL and F6 Opens the next document window.

Keyboard Shortcuts Result in Microsoft Word

F1 key Get help or use the Office assistant.

SHIFT and F1 Key Context sensitive help.

F2 Key Move text or image.

SHIFT and F2 Key Copy Text.

F3 Key Insert an autotext entry.

SHIFT and F3 Key Change the case of the selected text.

F4 Key Perform last action again.

SHIFT and F4 Key Perform a Find or Go to action again.

F5 Key Displays the Go to dialogue box, from here you can also Find and Replace.

SHIFT and F5 Key Move to a previous revision.

F6 Key Go to the next frame or pane.

SHIFT and F6 Key Go to the previous frame or pane.

F7 Key Launch the Spell checker.

SHIFT and F7 Key Launch the Thesaurus.

F8 Key Extend the current selection.

SHIFT and F8 Key Shrink the current selection.

F9 Key Update the selected fields.

SHIFT and F9 Key Switch between a field code and it’s result.

F10 Key Activate the menu bar.

SHIFT and F10 Key Display a Shortcut Menu. Same as right clicking.

F11 Key Go to the next field.

SHIFT and F11 Key Go to the previous field.

F12 Key Save file As, equivalent to tools menu.

SHIFT and F12 Key Save document, equivalent to tools menu


Artikel Kuliah

7 Agustus 2010

nama sendiri-sendiri Tag

Klik aja yang mau di pilih untuk di download tutorialnya :

pembuatan pensil Flash

Yanis pemula flash mx

Area Kerja Macromedia Flash 8

Semua mengenai ToolBox ( Flash )

Motion Tween and Shape (Flash )

Motion Guide ( Flash )

Masking ( Macromedia Flash )

Video tutorial Animasi 2D(1) (*.swf)

Video tutorial Animasi 2D Macromedia Flash Cs3 (*.swf)

Tutorial Macromedia Captivate (*.pdf)

Video tutorial Macromedia director MX (Basic Interactive)(*.swf)

Bahan Latihan Macromedia director MX (BasicInteractive)(*.RAR)

Video tutorial Macromedia director MX (Time analog) (*.swf)

Video tutorial Macromedia director MX (SlideShow) (*.swf)

Video tutorial Macromedia director MX (RobotandAnimation) (*.swf)

Video tutorial Belajar Cara menginstal WindowsXP (*.exe)

Pengenalan Alat Produksi 1 (Perancangan Produksi) (*.ppt)

Contoh Proposal Program Acara TV (Perancangan Produksi) (*.doc)

Pengertian Multimedia ( Perancangan Produksi ) ( *.ppt)

Studio Set ( Perancangan Produksi ) (*.ppt)

Jenis Program Televisi ( Perancangan Produksi ) (*.ppt)

Pra Produksi Televisi ( Perancangan Produksi ) (*.ppt)

Perkenalan dengan Corel Draw ( Desain Grafis ) (*.CDR )

Corel Draw UNSA (2) (Desain Grafis )(*.CDR)

Modul Corel Draw UNSA (Desain Grafis ) (*.doc)

Modul Photoshop UNSA (*.doc)

Situs pendukung dan tutorial animasi 3dmax


Pemanasan Global Ciutkan Tubuh Domba

3 Juli 2009

dombaWASHINGTON - Baju hangat berbahan wool akan berubah ukuran menjadi lebih kecil jika terlalu lama dikeringkan dengan alat pengering. Demikian halnya yang terjadi pada domba. Hewan berbulu tebal ini akan mengecil jika terus menerus diterpa suhu tinggi akibat efek pemanasan global.

Tim riset yang dipimpin oleh Tim Coulson dari Imperial College London, menemukan fakta bahwa rata-rata domba domestik di pulau Hirta, Scotlandia saat ini memiliki ukuran lima persen lebih kecil dibandingkan tahun 1985.

“Penyusutan ukuran tubuh pada domba terjadi sebagai dampak dari perubahan cuaca. Temperatur lingkungan menjadi sangat tinggi dan menyebabkan ukuran domba menyusut,” kata Coulson, seperti dikutip dari News Yahoo, Jumat (3/7/2009).

Hasil penelitian mengungkapkan domba zaman dahulu memiliki ukuran tubuh lebih besar sehingga membuat mereka tangguh menghadapi cuaca pada saat musim dingin. Kini para ilmuwan begitu penasaran mengetahui penyusutan ukuran domba di Hirta secara keseluruhan.

Mereka menemukan bahwa dalam keadaan cuaca normal domba berukuran kecil yang tidak sempat merasakan bertahan hidup dalam cuaca dingin, saat ini tumbuh dan berkembang biak.

Karena bentuk dan ukuran tubuh merupakan sifat turunan, maka domba yang tersisa ini kemudian melahirkan anak-anak domba yang juga berukuran kecil. Dengan semakin seringnya domba-domba ini ditempa temperatur panas, maka rata-rata ukuran domba saat ini menjadi lebih kecil lagi dari sebelumnya.

Coulson mengatakan, hal ini memperlihatkan bagaimana evolusi dan ekologi saling memainkan peran dalam perubahan.

“Kondisi domba domestik di Scotlandia� saat ini menunjukkan bahwa perubahan cuaca memilliki efek yang dapat dideteksi melalui penyusutan ukuran tubuh makhluk hidup. Penelitian sebelumnya menunujukkan bahwa perubahan cuaca juga bisa mempengaruhi jumlah populasi makhluk hidup,” tandas Coulson.


Wajanbolic e-Goen Bakal Segera Mendunia

21 April 2009

wajan-bolic1JAKARTA - Praktisi IT Onno W Purbo sedang tersenyum bangga, sebab karya ciptanya untuk internet murah dengan menggunakan Wajanbolic e-goen, VoIP Rakyat, ebook open source untuk sekolah, membuat kagum praktisi IT dunia.

Awalnya,  Onno diundang pada Panel “Tracing the Genealogy of ICTD Research:  Premises, Predispositions, and Paradoxes of a Field in the Making” yang merupakan panel yang pertama di Conference ICTD 2009 yang diselenggarakan 16-19 april 2009 di Carnegie Mellon University, Qatar.

Setelah memaparkan hasil kreasinya tersebut, panel yang juga melibatkan Kentaro Toyama (Microsoft), Parminder, dan Michael Powell (IKM Inggris), Onno mendapat pujian.

“Hanya Indonesia yang mampu membuat gerakan secara besar di masyarakat untuk ber-IT tanpa banyak dana dan campur tangan pemerintah. Istilah keren-nya adalah ‘Self-finance’ dan ‘Sustainable’,” ungkap Onno melalui pesan eletroniknya, Selasa (21/4/2009).

“Di negara lain tidak banyak yang berhasil melakukan pembangunan IT secara swadaya yang sustainable dalam skala besar seperti Indonesia,” sambungnya

Nah, pendekatan Indonesia yang sangat populis, low profile dan sangat effisien anggaran dengan cara memberdayakan masyarakat melalui berbagai workshop, seminar di sekolah-sekolah menjadi salah satu pendekatan yang disukai di conference tersebut, disukai oleh Harvard, Grameen Foundation, Islamic Development Bank (IDB), Mesir dan banyak lembaga internasional lainnya.

Mereka pun sepakat untuk mengadakan workshop tentang internet murah menggunakan antena Wajanbolic e-goen maupun teknologi telepon Next Generation Network (NGN) seperti VoIP Rakyat.

“Insya Allah workshop akan di adakan beberapa hari sebelum atau sesudah Internet Governance Forum (IGF) di Mesir pada tanggal 15-18 November 2009,” tandasnya.


Windows XP Diperpanjang Sampai 2010

7 April 2009

windows_xp_professional

Windows XP berubah menjadi mimpi buruk bagi Microsoft karena sistem operasi tersebut bersaing dengan Windows Vista di sejumlah kawasan. Informasi terbaru, sistem operasi ini bahkan memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan Vista.

Menurut informasi yang VIVAnews kutip dari Apple Insider, 7 April 2009, Microsoft telah memberikan HP perpanjangan lisensi OEM eksklusif untuk Windows XP hingga April 2010. Saat itu, Windows XP akan menjadi kompetitor Windows 7 di pasar netbook. Sebelumnya, produsen sistem hanya memiliki lisensi untuk Windows XP sampai 31 Januari 2009 dengan pengiriman terakhir di 30 Mei 2009.

Alasan Windows XP tidak ditinggalkan pengguna adalah karena sistem operasi tersebut memiliki kinerja yang baik dan lebih mudah diadopsi oleh pembuat hardware.

Dengan demikian, Windows XP menciptakan sejarah sebagai sistem operasi yang memiliki usia paling panjang di antara jajaran OS keluaran Microsoft. Sampai April 2010, Windows XP berarti tersedia di pasaran selama 104 bulan, atau hampir 9 tahun. Sebagai perbandingan, Windows 95 yang beredar Agustus 1995 hanya bertahan d pasaran selama 76 bulan. Windows 98 tersedia selama 68 bulan, dan Windows 2000 dijual secara resmi selama 61 bulan.

Meskipun kemungkinannya kecil bahwa HP akan menjual Windows XP tersebut dengan komputer selain netbook, tetapi persetujuan HP-Microsoft tersebut menunjukkan bahwa Windows Vista Basic gagal menarik minat vendor netbook.

Di segmen netbook sendiri, Microsoft menguasai 96 persen pangsa pasar dan hampir dipastikan semua adalah berkat jasa Windows XP. Berhubung besarnya pasar netbook mencapai level yang substansial dan penjualan lisensi Windows XP yang superior dibandingkan Vista, membuat Microsoft tidak mungkin mematikan Windows XP dalam waktu dekat.

Menurut data Net Applications, Windows XP merupakan sistem operasi yang masih mendominasi secara global. Sampai Maret 2009, market share Windows XP mencapai 62,85 persen, sementara Windows Vista ada di posisi kedua dengan pangsa pasar sebesar 23,42 persen.


Es di Kutub Utara Menghilang 30 Tahun Lagi

4 April 2009

es

WASHINGTON - Kekhawtiran akan melelehnya es di
kutub utara semakin menjadi. Dari analisis yang menggunakan komputer
terungkap, kalau es di kutub utara akan menghilang pada 30 tahun lagi.

“Kutub
utara ternyata, berubah lebih cepat dari apa yang dipikirkan orang,”
kata James Overland, oceanographer dari Laboratorium Lingkungan
Kelautan (NOAA), seperti yang dikutip Reuters, Sabtu (4/4/2009).

“Ada
kombinasi yang menyebabkan percepatan ini terjadi antara kondisi alam
dengan kelakuan manusia. Kombinasi itu gabungan dari air hangat dan
kondisi laut yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca,”
tambahnya.

Hasil penelitian ini sendiri, menggunakan enam model
komputer, termasuk diantaranya tiga komputer canggih yang khusus
meneliti tentang kadar keadaan laut di kutub utara. Setelah itu, data
mengenai es yang telah mencair pada 2007 dan 2008, dikombinasikan. Dan
hasilnya diketahui, es akan menghilang dari kutub utara pada 30 tahun
mendatang.


Polong Kuning Antihipertensi

24 Maret 2009
kacang polong
SEBUAH penelitian terbaru di Kanada melaporkan, kandungan protein dalam kacang polong kuning dapat menurunkan tekanan darah serta mencegah dan mengontrol terjadinya penyakit ginjal kronis.

Kendati penelitian tersebut masih sebatas hasil uji coba pada tikus, tak urung hal ini menjadi berita gembira dalam dunia kesehatan preventif.

Rotimi E Aluko, ahli gizi dari Departemen Ilmu Gizi Manusia Universitas Manitoba di Winnipeg, mengungkapkan, penelitian tersebut bermaksud mencari pendekatan alami untuk mengatasi penyakit yang menyerang ginjal dan tekanan darah.

“Di sini yang kita bahas bukanlah obat, melainkan suatu produk yang dapat dimakan, dapat menurunkan tekanan darah sekaligus mengurangi beberapa dampak penyakit ginjal,” sebut Aluko yang juga menjabat ketua tim penelitian tersebut.

Sekarang ini penyakit ginjal dialami sekitar 13 persen penduduk Amerika Serikat dan sulit ditangani. Umumnya, penderita mengalami penyakit ginjal sebagai komplikasi penyakit kardiovaskular, yakni tekanan darah tinggi yang disertai gagal ginjal. Berangkat dari hal tersebut, peneliti berfokus pada upaya mengontrol tekanan darah dengan memanfaatkan yellow garden pea (sejenis kacang polong kuning) yang sejak lama dipercaya sebagai bahan pangan kaya protein dan serat, serta bebas kolesterol.

Untuk keperluan tersebut, peneliti membuat bahan pangan khusus yang terbuat dari hasil hidrolisis protein kacang polong kuning. Pangan yang disebut “pea protein hydrolisate” itu lantas diberikan pada tikus percobaan yang berpenyakit ginjal dan darah tinggi selama delapan minggu.

Hasilnya, tekanan darah tikus-tikus tersebut turun 20 persen dibandingkan tikus-tikus senasib lainnya yang tidak diberi pangan kaya protein polong kuning.

Demikian halnya produksi urine yang biasanya terganggu akibat rusaknya fungsi penyaringan ginjal, mengalami peningkatan hingga 30 persen. Tim peneliti lantas mempresentasikan temuan tersebut pada pertemuan nasional American Chemical Society di Salt Lake City, Minggu (22/03).

Kendati hasil penelitian menunjukkan manfaat positif, peneliti belum secara resmi menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi kacang polong kuning. Alasannya, untuk mengaktivasi protein tersembunyi dari sayuran atau kacang-kacangan guna mendapatkan efek terapi yang diinginkan tidaklah mudah. “Diperlukan proses pemurnian protein yang rumit dan bersifat kompleks,” ujarnya.

Selain itu,untuk menyempurnakan, protein kacang tersebut perlu dicampur dengan sejenis enzim sebagai zat tambahan pangan atau suplementasi nutrisi dalam wujud cair ataupun pil. Aluko berpandangan, obat alami dari protein kacang tersebut lebih mudah ditoleransi tubuh pasien ketimbang obatobatan pengontrol tekanan darah umumnya.

“Terapi yang bersifat alami juga dapat menghindarkan penderita dari risiko overdosis,” sebutnya seraya mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah melakukan uji coba terhadap manusia. “Jika hasilnya sukses, terapi berbasis kacang polong akan tersedia dalam 2-3 tahun ke depan,” ucapnya optimis. Sementara itu, Kepala Unit Hipertensi Universitas Chicago Dr George Bakris memberi pujian “memuaskan” terhadap hasil penelitian itu.

“Ini bukanlah pertama menemukan bahwa rahasia mengontrol tekanan darah dapat ditemukan di alam. Sepuluh tahun silam, manfaat yang sama ditemukan pada seledri,” ujar Bakris.

Dia menambahkan, dalam konteks penelitian tersebut, peneliti berupaya menemukan kandungan tertentu dalam kacang polong yang memiliki fungsi dan manfaat serupa obat-obatan jenis ACE inhibitor yang telah menjadi semacam “obat wajib” bagi pasien dengan masalah kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi.

“Jadi, sebenarnya mereka (peneliti) memanfaatkan bahan pangan alami yang cara kerjanya mirip obat-obatan standar dokter,” sebut Bakris yang antusias menanti hasil percobaan selanjutnya terhadap manusia.


Firefox, Browser Numero Uno di Dunia

23 Maret 2009

web_browser

VIVAnews - Kabar baik bagi Mozilla bulan ini. Menurut data W3Schools, Firefox, browser besutan Mozilla, bertahan di posisi teratas dengan menguasai 46,4 persen pangsa pasar, semakin jauh dari rival terdekat Internet Explorer yang memiliki 43,6 persen. Bila dibandingkan bulan sebelumnya, Mozilla mencatat peningkatan hampir satu persen, yakni 45,5 persen pangsa pasar. Sementara di bulan yang sama, Internet Explorer kehilangan 1,2 persen pangsa pasarnya.

W3Schools menjelaskan, hasil temuan ini berdasarkan penilaian para pengembang terhadap ketertarikan pengguna terhadap teknologi Web. “Para pengguna lebih tertarik memakai browser-browser alternatif ketimbang browser yang tersedia,” kata juru bicara W3Schools, yang dikutip VIVAnews dari Vnunet, Senin 23 Maret 2009.

Rata-rata pengguna, menurut jurubicara tersebut, memakai Internet Explorer sejak browser tersebut terintegrasi di dalam Windows. Sehingga, penguasaan pangsa pasar IE cukup tinggi. “Kebanyakan dari mereka memang tidak mencari tahu browser lain,” katanya.

Data ini berbeda dibandingkan data statistik terakhir keluaran Net Applications yang lebih melegakan hati Microsoft. Pasalnya, dalam data tersebut, Net Applications memaparkan bahwa Microsoft masih memimpin pasar browser dunia dengan penguasaan pangsa 67,44 persen, sementara Firefox jauh di bawahnya dengan rengkuhan 21,77 persen.

Microsoft, yang baru saja merilis versi terbaru dari Internet Explorer minggu lalu, IE8, berharap dapat mendongkrak pangsa pasarnya dan menghambat jalan Firefox yang berangsur-angsur mengakuisisi pangsa dan semakin populer di dunia.

Pada Internet Explorer 8, Microsoft menekankan pada peningkatan performa, dukungan terhadap standar teknologi internet terbaru, serta menambahkan sejumlah fitur untuk membantu pengguna melacak situs yang paling sering dikunjungi dan sumber informasi favorit. Tentu saja, masalah keamanan juga merupakan faktor yang ditonjolkan pada browser baru ini.


26 Februari 2009

LONDON - Perubahan iklim yang mendorong tingginya temperatur udara pada musim panas di Eropa menyebabkan sebagian rumah sakit kebanjiran pasien yang mengalami gangguan pernafasan.

Health Science, Kamis (26/2/2009) melansir, kondisi tersebut didasarkan pada penelitian yang dipublikasikan oleh American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.

Peneliti Eropa itu mengungkapkan sejak tiga tahun lalu, jumlah prnderita gangguan pernafasan di 12 kota Eropa mengalami peningkatan sekira empat persen. Menurut para peneliti hal itu disebabkan peningkatan temperatur yang mencapai 90 persen.

Peningkatan jumlah pasien penderita gangguan tidak mengenal usia. Gangguan pernafasan akibat pemanasan global menyerang seluruh lapisan umur, tapi untuk umur 75 tahun ke atas tak begitu terlalu berpengaruh.

Peneliti juga mengungkapkan, peningkatan jumlah penderita tidaklah mengagetkan, namun peneliti berharap agar pemerintah di seluruh dunia dan Eropa pada khususnya wajib memperhatikan hasil penemuan itu.

“Penelitian ini sangat penting dalam bidang kesehatan publik, terutama untuk mencegah sejumlah penyebaran wabah penyakit,” ujar Head of Environmental Epidemiology, Roma, Italy, Paola Michelozzi.

Menurut Michelozzi, perubahan iklim yang mengakibatkan tingginya temperature udara juga akan meningkatkan polusi udara. Hal itu dapat berdampak pada pernafasan manusia.